by Wiwik Widiastuti on Tuesday, August 25, 2009 at 5:40pm
Huks..cobaan apa lagi ya Alloh,,,2 bulan lalu ak kecelakaan..kedua tanganku korbanya,,tp skrg dah lumayan baik,,alhamdulilah..sekarang...huks...ak sedih ya Alloh,,minum obat lagi obat lagi,ke rumah sakit k rumkit lg,,fisioterapi lg,,huks,,GARA2 KALO PULANG K MAGELANG N BALIK KE YOGYA SLALU ABIS MAGRIB..gini deh akibate,,huks
mungkin ini cobaan darimu ya Alloh,,agar ak mengambil hikmahnya,,namun ak bersyukur atas semua yg Kau berikan,,semua itu pasti akan ada hikmahnya...
mungkin ini cobaan darimu ya Alloh,,agar ak mengambil hikmahnya,,namun ak bersyukur atas semua yg Kau berikan,,semua itu pasti akan ada hikmahnya...
KELUMPUHAN SARAF WAJAH
![]() |
| helm.. simple..tp sangat berarti buat nyawa kita |
MUNGKIN kita pernah
mengalami atau menyaksikan
seseorang mengalami wajah
mencong (tertarik) ke satu sisi
bila tersenyum, dan mata tidak
bisa tertutup serta berair. Bahkan
saat berkumur air keluar
dari satu sisi mulut. Sedangkan,
tangan dan kaki masih bisa
bergerak seperti biasa. Keadaan
seperti ini menurut Dr Danny J
Ngntung MKed SpS lebih
dikenal dengan Bells Palsy.
Artinya terjadi kelumpuhan pada
saraf yang mengatur pergerakan
otot wajah (saraf fasialis).
Ia menambahkan, keadaan
seperti ini mungkin bukanlah
keadaan yang mengancam
keselamatan secara langsung,
tapi secara kosmetik sangatlah
jelek yang mengakibatkan
orang menjadi malu dan tidak
percaya diri untuk tampil di
depan umum.
Kelumpuhan saraf wajah
sesuai dengan catatan poliklinik
saraf RSU Prof RD Kandou
merupakan penyakit yang
cukup sering terjadi dengan
tingkat kecacatan yang tinggi.
’’Kecacatan berupa wajah yang
asimetris menetap, mata terjadi
infeksi karena kelopak mata
yang tidak bisa menutup sehingga
kornea menjadi kering
dan mengalami radang,” sebut
dokter Danny.
Staf bagian SMF Neurologi
FK Unsrat/RSUP Prof Kandou
Manado menjelaskan, kelumpuhan
saraf wajah ini terjadi
karena saraf wajah mengalami
penjepitan ataupun sampai
terputus karena adanya proses
radang. Perlu diketahui bahwa
saraf wajah atau saraf fasialis
memanjang dari otak sampai ke
otot wajah melewati lubanglubang
di tulang tengkorak dan
struktur seperti pembuluh
darah, jaringan penunjang yang
diselaputi dengan mukosa atau
selaput lendir.
Pada keadaan seperti adanya
infeksi virus atau bakteri,
reaksi imunologis karena wajah
terpapar dengan angin dingin
secara terus menerus (saat
mengendarai sepeda motor
dengan wajah terbuka, atau
penggunaaan kipas angin yang
langsung mengenai wajah atau
terpapar AC terus menerus)
maka akan terjadi reaksi peradangan
serta pembengkakan
pada selaput lendir yang dilalui
saraf wajah mengakibatkan
saraf wajah terjepit dan gagal
menjalankan fungsinya.
”Bila mengalami ketidakmampuan
menggerakkan otot
wajah satu sisi seperti tersenyum,
meniup, dan tidak bisa
menutupkan mata serta mata
terasa berair, dianjurkan untuk
secepatnya menghubungi dokter,”
saran magister kedokteran.
Menurut Dokter Danny,
berdasarkan pengalaman bahkan
dari berbagai kepustakaan
didapatkan bahwa semakin
cepat pengobatan diberikan
akan semakin baik penyembuhan
yang mungkin terjadi.
Bila pengobatan dilakukan
kurang dari 24 jam sesudah
timbulnya kelumpuhan otot
wajah maka kemungkinan
untuk penyembuhan sempurna
akan semakin besar. ’’Apabila
pengobatan dilakukan setelah
lima hari, biasanya memper-kecil
kemungkinan terjadinya penyembuhan
saraf wajah (fasialis).
Sebab, radang dan pembengkakan
yang lama yang menekan
saraf wajah (fasialis) mengakibatkan
kerusakan yang permanen
(irreversibel) pada saraf wajah
hingga tidak dapat di pulihkan,”
jelas dokter spesialis saraf.(cw-08)
btw gambare helm,,nyebeli,,gak ada helm standar yg pas dengan kepalaku,,tp klo helm anak2muat,,huah

No comments:
Post a Comment